Mahasiswa DTETI UGM Raih Juara 1 International Design-A-Thon BINUS Bekasi Lewat Inovasi Cold Chain Berbasis IoT dan Blockchain

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam tim An-Tech Jogja berhasil meraih Juara 1 pada ajang International Design-A-Thon (Proto-A-Thon) BINUS Bekasi yang dilaksanakan pada Kamis (4/6) hingga Jumat (5/6) lalu. Kompetisi ini mengusung format 12-hour live challenge, di mana peserta ditantang untuk merancang dan mempresentasikan solusi inovatif dalam waktu terbatas guna menjawab berbagai permasalahan nyata di masyarakat dan industri.

Tim An-Tech Jogja beranggotakan Hanifah Putri Ariani (Teknologi Informasi 2022), Ken Bima Satria Gandasasmita (Ilmu Komputer 2023), serta Muhammad Ruhul Jadid dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Kolaborasi lintas disiplin dan lintas perguruan tinggi tersebut berhasil menghasilkan solusi yang dinilai unggul oleh dewan juri.

Dalam kompetisi ini, tim mengembangkan CHILL (Cold-chain Handling Intelligence & Logistics Ledger), sebuah solusi berbasis teknologi yang dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan cold chain di Indonesia. Sistem ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan, kualitas, dan keterlacakan distribusi produk yang memerlukan pengendalian suhu, seperti bahan pangan, produk kesehatan, maupun obat-obatan.

CHILL mengintegrasikan berbagai teknologi mutakhir, mulai dari Internet of Things (IoT) Sensors untuk pemantauan suhu secara real-time, RFID Tracking untuk pelacakan produk, Blockchain Traceability untuk menjamin transparansi dan integritas data distribusi, hingga sistem pakar berbasis Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) yang membantu memastikan standar keamanan produk tetap terjaga sepanjang rantai pasok.

Melalui kombinasi teknologi tersebut, CHILL mampu memberikan visibilitas menyeluruh terhadap kondisi produk selama proses distribusi, sekaligus membantu pelaku industri mengidentifikasi potensi risiko yang dapat menyebabkan penurunan kualitas produk. Pendekatan ini dinilai relevan dengan kebutuhan sektor logistik modern yang semakin menuntut efisiensi, keamanan, dan akuntabilitas data.

Prestasi yang diraih Tim An-Tech Jogja menunjukkan kemampuan mahasiswa UGM dalam mengembangkan solusi teknologi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memiliki potensi implementasi nyata untuk menjawab tantangan industri. Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi multidisiplin mampu melahirkan gagasan yang berdampak dan berdaya saing di tingkat internasional. (RAS)

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *