{"id":529,"date":"2026-04-28T03:22:37","date_gmt":"2026-04-28T03:22:37","guid":{"rendered":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/?p=529"},"modified":"2026-04-28T03:22:37","modified_gmt":"2026-04-28T03:22:37","slug":"perkuat-kolaborasi-global-melalui-kunjungan-ke-the-university-of-electro-communications-jepang","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/?p=529","title":{"rendered":"Perkuat Kolaborasi Global melalui Kunjungan ke The University of Electro-Communications, Jepang"},"content":{"rendered":"<p>Delegasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada melakukan kunjungan resmi ke The University of Electro-Communications di Kampus Chofu, Tokyo, Jepang pada Senin (13\/4), sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik global. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di Jepang sejak Jum\u2019at (10\/4) hingga Jum\u2019at (17\/4) lalu.<\/p>\n<p>Delegasi UGM dipimpin oleh<strong> Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng.<\/strong> selaku Dekan Fakultas Teknik, bersama jajaran pimpinan fakultas dan departemen, yaitu <strong>Prof. Ir. Ali Awaludin, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU, ACPE.<\/strong>, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kerja Sama;\u00a0<strong>Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE.<\/strong>, Ketua Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi; beserta dosen DTETI, <strong>Ir. Azkario Rizky Pratama, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM.<\/strong> dan dosen dari Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan, <strong>Dr. Yani Rahmawati, S.T., M.T. <\/strong><\/p>\n<p>Sementara itu, pihak UEC menyambut delegasi melalui jajaran pimpinan akademik dan pusat pendidikan internasional. Di antaranya Prof Hiroki Takahashi, Director of the International Education Center; Prof. Cheow Keong Choo, International Education Center; Asst. Prof. Ryo Anzai, International Education Center; Prof. Masumi Taki, Professor of the Dept. of Engineering Science; Dr. Hando Junji, International Affairs Office; dan Mr. Jeremia Frandy Apitalau, PhD students at the Dept. of Engineering Science.<\/p>\n<p>Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah pembahasan peluang partisipasi mahasiswa UGM dalam program Japanese University Studies in Science and Technology (JUSST), yaitu program pertukaran akademik berbasis riset yang ditujukan bagi mahasiswa tingkat akhir sarjana dan pascasarjana di bidang sains, teknik, dan informatika.<\/p>\n<p>Melalui program JUSST, mahasiswa UGM berkesempatan mengikuti perkuliahan bidang teknik dan sains, kelas bahasa Jepang, pelatihan keterampilan akademik, serta proyek riset laboratorium di bawah supervisi profesor UEC. Program berdurasi satu semester hingga satu tahun ini menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, sehingga memberikan akses luas bagi mahasiswa internasional untuk terlibat langsung dalam ekosistem pendidikan tinggi Jepang.<\/p>\n<p>Selain mobilitas mahasiswa, kedua institusi juga menjajaki pengembangan program double degree inovatif untuk jenjang sarjana dan magister. Skema ini memungkinkan mahasiswa menempuh tiga tahun studi sarjana di UGM, dilanjutkan satu tahun awal magister di UEC, sebelum menyelesaikan gelar sarjana di UGM dan satu tahun tambahan di UEC untuk memperoleh gelar magister. Model ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan talenta global dengan kompetensi akademik lintas negara.<\/p>\n<p>Dalam bidang riset, diskusi juga mencakup peluang research work bagi mahasiswa UGM di laboratorium UEC selama satu hingga dua semester. Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung dalam proyek penelitian internasional, memperoleh supervisi langsung dari profesor UEC, serta memperluas jejaring akademik global. Salah satu bidang unggulan yang diperkenalkan adalah riset teknik biomedis yang dipaparkan oleh Prof. Masumi Taki, termasuk inovasi rapid irreversible drug discovery dan force-based drug-free therapy.<\/p>\n<p>Sebagai tindak lanjut, UGM dan UEC sepakat untuk menginisiasi penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar formal kerja sama yang mencakup pertukaran mahasiswa, kolaborasi penelitian, serta pengembangan program akademik bersama.<\/p>\n<p>UEC sendiri merupakan universitas nasional terkemuka di Jepang yang dikenal unggul di bidang Information and Communication Technology (ICT), kecerdasan artifisial, robotika, sistem komunikasi, dan data science. Dengan reputasi kuat dalam pendidikan berbasis laboratorium dan spesialisasi mendalam di bidang teknologi, UEC menjadi mitra strategis bagi UGM dalam memperluas jejaring internasional.<\/p>\n<p>Kunjungan ini menegaskan komitmen FT UGM untuk terus memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi, membuka akses global bagi mahasiswa dan dosen, serta meningkatkan kontribusi Indonesia dalam ekosistem teknologi dan riset dunia. (ARP\/RAS)<\/p>\n<figure aria-describedby=\"caption-attachment-3828\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3828 size-full\" src=\"http:\/\/jteti.ugm.ac.id\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2026\/04\/WhatsApp-Image-2026-04-22-at-13.33.06-1.jpeg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"1200\" \/><figcaption class=\"wp-caption-text\"><em>Prof Taki memaparkan, partisipasi dalam program research work ini memerlukan persetujuan dari calon supervisor di UEC sebagai bagian dari proses seleksi akademik.<\/em><\/figcaption><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Delegasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada melakukan kunjungan resmi ke The University of Electro-Communications di Kampus Chofu, Tokyo, Jepang pada Senin (13\/4), sebagai langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan akademik global. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan di Jepang sejak Jum\u2019at (10\/4) hingga Jum\u2019at (17\/4) lalu. Delegasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":530,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-529","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/529","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=529"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/529\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/530"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=529"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=529"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/edukarir.news.eraenterprise.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=529"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}